Lindungi Bangunan dan Aset Produktif Anda Sekarang Juga

Jangan sampai seluruh kegiatan bisnis Anda terkendala karena sumber pendapatan terganggu akibat hal-hal diluar perhitungan. Segera percayakan pada kami untuk memberikan proteksi melalui asuransi PAR & IAR.

Danafina Saat Ini Telah Bekerjasama dengan Perusahaan Asuransi Terbaik di Indonesia

Prioritas Pada Kualitas

Pengajuan Asuransi Mobil melalui Danafina akan lebih mudah dan cepat karena langsung diproses oleh tim marketing.

asuransi property sinarmas

Property All Risks (PAR)

Perlindungan atas resiko dan interupsi bisnis. Proses mudah, cepat, premi terjangkau.

Industrial All Risks (IAR)

Dapatkan berbagai benefit yang akan Anda peroleh apabila mengajukan IAR kepada kami.

asuransi flexas

Segera Ajukan Disini & Rasakan Manfaatnya

Setiap pengajuan akan langsung diproses tanpa prosedur yang berbelit-belit karena tim marketing akan langsung menghubungi Anda.

Jaminan Property All Risks & Industrial All Risks memberikan proteksi atau jaminan atas setiap harta benda / benda material / obyek fisik yang bisa mengalami kerugian atau kerusakan bersifat tiba-tiba, tidak terduga dan accidental.

Yang dapat menjadi obyek pertanggungan untuk Asuransi IAR adalah segala jenis property industri, seperti pabrik dan okupasi lainnya yang didalamnya terdapat proses produksi.

Sedangkan yang dapat menjadi obyek pertanggungan untuk Asuransi PAR adalah segala jenis property non- industri, seperti :

  1. Hotel
  2. Restoran
  3. Kantor
  4. Gudang
  5. dan okupasi lainnya yang tidak ada proses

Memberikan ganti rugi dengan cara pembayaran tunai, perbaikan, atau penggantian apabila pada selama periode pertanggungan, harta benda yang tercatan dalam schedule dan berada pada lokasi yang diuraikan pada schedule tersebut menderita kerugian, kerusakan, atau kehancuran secara tidak terduga, tiba-tiba dan tidak sengaja kecuali secara khusus dikecualikan dalam pengecualian umum atau pengecualian khusus.

Secara umum risiko yang dijamin dalam polis PAR / IAR terdiri atas :

  1. Flexas
  2. Kerusuhan dan Huru-hara (RSMD 1ACC)
  3. Banjir
  4. Others Lain – Lain

Catatan :

Bila menghendaki perluasan Gempa Bumi dapat dijamin dengan polis asuransi dan perhitungan premi terpisah.

Manfaat Asuransi Property All Risk dan Industrial All Risk

ahli asuransi

Apakah Anda adalah seorang pemilik usaha? Menjalankan sebuah usaha tentu saja memiliki banyak resiko. Salah satunya adalah resiko kerusakan properti karena terjadinya hal yang tidak diharapkan seperti kebakaran. Karena itu, penting bagi seorang pengusaha untuk menggunakan asuransi Property All Risk (PAR) atau Industrial All Risk (IAR) untuk properti atau bangunan yang dimilikinya.

Asuransi All Risk seperti ini memberikan jaminan atas semua resiko kerugian yang mungkin Anda alami. Kecuali beberapa resiko yang tercantum dalam pengecualian. Karena besarnya cakupan asuransi All Risk, asuransi semacam ini menjadi asuransi yang populer dan banyak diminati dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya.

Cakupan Jaminan Asuransi All Risk

Cakupan Jaminan dalam asuransi Property All Risk ini dapat dibagi menjadi dua cakupan, yang pertama menjamin setiap objek atau barang mulai dari bangunan, stok barang, mesin, perabot, dan barang – barang lainnya. Sementara cakupan kedua menjamin kerugian bisnis atau keuangan yang diakibatkan oleh kerusakan pada objek yang berada di cakupan pertama.

Jaminan dalam asuransi properti All Risk mencakup kerusakan yang diakibatkan oleh kerusakan yang terjadi akibat ulah manusia seperti kerusuhan, pemogokan, perbuatan jahat, huru – hara. Selain itu, asuransi ini juga melindungi kerusakan yang disebabkan oleh alam misalnya angin topan, badai, banjir, gempa bumi, ketusan gunung berapi, tsunami, tanah longsor, dan pergerakan tanah.

Hal – Hal yang Tidak Masuk Dalam Jaminan

Namun, cakupan jaminan asuransi All Risk tidak mencakup beberapa hal yang dikecualikan, yaitu kerusakan yang disebabkan oleh hal – hal berikut ini:

  1. Perang, terorisme, nuklir, dan radioaktif
  2. Keterlambatan, kehilangan pangsa pasar, dan gangguan usaha
  3. Kerusakan mekanik dan boiler
  4. Aus, korosi, dan yang diakibatkan oleh sifat barang tersebut
  5. Polusi dan kontaminasi

Selain kondisi, ada juga harta benda atau objek yang tidak termasuk dalam jaminan asuransi Property All Risk / Industrial All Risk. Berikut ini adalah harta benda atau objek yang tidak termasuk ke dalam jaminan:

  1. Harta benda yang sedang dalam proses pengerjaan atau sedang dilakukan pembangunan
  2. Harta benda yang berada dalam pengangkutan, kendaran bermotor, kapal, pesawat terbang, dan lain – lain
  3. Perhiasan, batu mulai, dan karya seni
  4. Pohon, tanaman, binatang termasuk burung dan ikan
  5. Tanah, jalan, rel, rig, dan pipa jembatan

Benefit Tambahan (Klausul)

Asuransi All Risk biasanya juga termasuk berbagai benefit tambahan lainnya mulai dari isi atau perlengkapan lainnya, pertanggungan di bawah harga, biaya arsitek, survey, dan konsultan, penambahan kapital, pejabat sipil, biaya pengurusan klaim, biaya pasukan pemadam kebakaran, biaya pemadam kebakaran, tabrakan oleh kendaraan sendiri, pemindahan internal, bangunan tambahan, pejabat umum, biaya pembersihan puing, biaya pemulihan, pemindahan sementara, dan benefit tambahan lainnya.

Deductibles atau Resiko Sendiri

Dalam asuransi juga ada yang disebut deductibles atau resiko sendiri. Deductibles merupakan potongan klaim yang menjadi tanggung jawab Anda sebagai nasabah, dan disebut juga sebagai own risk.

Jumlah yang akan dipotong dari klaim yang akan dibayarkan tergantung kepada peristiwa atau kejadian yang terjadi. Berikut ini adalah potongan klaim yang akan dibebankan pada Anda jika terjadi hal – hal berikut ini:

  1. Kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap : NIL
  2. Kerusuhan pemogokan, perbuatan jahat, dan huru hara : 10% klaim, minimum Rp 10.000.000
  3. Angin topan, badai, banjir, dan kerusakan akibat air : 10% klaim
  4. Tanah longsor dan pergerakan tanah : 10% klaim
  5. Gempa bumi, letusan gunung merapi, dan tsunami : 2,5% dari harga pertanggungan
  6. Kerugian lainnya Rp 1.000.000

Cakupan Kedua : Gangguan Usaha

Hal – hal yang sudah disebut di atas adalah hal – hal yang termasuk dalam cakupan pertama dalam asuransi all risk. Selanjutnya, hal – hal yang termasuk dalam kerugian bisnis atau keuangan yang disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada objek di cakupan pertama akan dilindungi dalam cakupan kedua.

Berikut ini adalah hal – hal yang termasuk dalam cakupan kedua asuransi property all risk atau industrial all risk.

Business Interruption (Gangguan Usaha) – Jaminan Pilihan

Business interruption menjamin segala hal yang menyebabkan hilangnya keuntungan perusahaan karena adanya gangguan usaha yang disebabkan kerusakan material yang dijamin dalam cakupan pertama.

Jaminan gangguan usaha ini akan dihitung berdasarkan gross profit, gross rental, dan indemnity periodnya. Dalam gross profit, sales akan dikurangi lebih dulu dengan variable costs dan saving, termasuk net profit dan fixed cost. Sedangkan dalam gross rental, rental akan dikurangi saving lebih dulu.

Indemnity period merupakan periode sejak kerusakan material terjadi hingga berakhirnya waktu sesuai ketentuan polis. Biasanya indemnity period berkisar antara 12 hingga 24 bulan.

Kerusakan Mekanik (Machinery Breakdown) – Jaminan Pilihan dengan sub unit

Jaminan ini memberikan perlindungan atas kerusakan mesin karena adanya kekacauan seperti kesalahan material, kesalahan pengoperasian, kecerobohan atau kelalaian, kekurangan air atau oli, atau karena korsleting listrik.

Limit dalam jaminan ini bisa ditambahkan dalam polis property all risk yang Anda gunakan. Akan tetapi mengikuti ketentuan tarif yang telah ditetapkan oleh OJK, maka polis untuk asuransi ini akan diterbitkan secara terpisah.

Okupasi atau Jenis Usaha

Seluruh okupasi atau jenis usaha bisa dijamin dalam polis asuransi Property All Risk / Industrial All Risk. Akan tetapi, biasanya jenis usaha yang bisa ditanggung adalah jenis usaha yang memiliki nilai cukup besar untuk bisa mendapatkan premi yang cukup.

Beberapa jenis usaha yang bisa mendapatkan asuransi Property All Risk / Industrial All Risk adalah pabrik, resiko industri, gudang, kantor, toko, sekolah, rumah sakit, hotel, mall, container terminal, galangan kapal, entertainment, high rise building, dan rumah tinggal.

Rate asuransi untuk masing – masing okupasi tentu saja akan berbeda. Secara umum, rate asuransi akan berkisar antara 0,1% hingga 0,35% tergantung resiko yang dimiliki oleh suatu properti.

Rate asuransi ini dipengaruhi oleh banyak resiko. Mulai dari okupasi, lokasi resiko, harga pertanggungan, syarat dan ketentuan, loss history, dan lain sebagainya. Semakin bagus, rapi, dan faktor keamanannya baik dari resiko kebakaran, maka rate asuransi yang akan ditetapkan juga akan semakin rendah.

Selain itu, setiap perusahaan asuransi juga memiliki harga polis yang berbeda – beda. Jangan ragu untuk membandingkan antara polis yang ditawarkan oleh satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Perhatikan juga hal – hal apa saja yang termasuk dalam jaminan polis asuransi Property All Risk / Industrial All Risk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi tersebut. Jika ada hal – hal yang Anda rasa belum jelas, jangan ragu juga untuk menanyakan hal tersebut kepada agen asuransi yang Anda temui agar Anda bisa menemukan asuransi terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Saat ini Danafina.com menawarkan beberapa produk Asuransi lainnya seperti: