Fokus saja ke bisnis anda, yang lainnya biar kami urus!

Tugas kami adalah mengurangi rasa khawatir Anda sebagai pelaku bisnis yang menggunakan alat berat untuk menjalankan kegiatan produksi. Kami akan membantu memberikan perlindungan terbaik!

Danafina Saat Ini Telah Bekerjasama dengan Perusahaan Asuransi Terbaik di Indonesia

Prioritas Pada Kualitas

Pengajuan Asuransi Mobil melalui Danafina akan lebih mudah dan cepat karena langsung diproses oleh tim marketing.

polis standar asuransi alat berat
perhitungan premi asuransi alat berat

Memberikan Perlindungan Terbaik

Langsung saja dibuktikan, jangan tunggu sampai alat berat kesayangan Anda mengalami kejadian tidak diharapkan dan belum di cover asuransi.

Bisnis Berjalan Lancar

Jangan sampai kerusakan alat berat bisa mengganggu keuangan perusahaan Anda. Biar saja kami yang tanggung.

klausula asuransi alat berat

Segera Ajukan Disini & Rasakan Manfaatnya

Setiap pengajuan akan langsung diproses tanpa prosedur yang berbelit-belit karena tim marketing akan langsung menghubungi Anda.

Asuransi Heavy Equipment

Heavy Equipment (HE) merupakan asuransi yang memberikan perlindungan terhadap alat-alat berat yang digerakan secara mekanik dan terdiri dari rangka dengan rancang bangun khusus.

Menggunakan sumber tenaga (operator) dalam pengoperasiannya dan terdapat peralatan tambahan untuk tugas tertentu.

Dimana alat berat tersebut bisa berpindah-pindah (moveable) namun hanya digunakan pada lokasi yang terbatas (project site) dan bukan jalan umum.

Asuransi Heavy Equipment menjamin semua kerusakan dan atau kerugian yang terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga selama kerusakan atau kerugian tersebut tidak dikecualikan dalam polis.

Jaminan ini terbagi atas dua bagian yaitu:

Jaminan Dasar:
1. All Risk.
2. Total Loss Only (TLO).

Jaminan Tambahan:
1. Bencana Alam (Act of God).
2. Kecurian dan Perampokan (Theft and Robbery).
3. Kerusuhan dan Huru-Hara (Riot, Strike, Malicious Damage and Civil Commotion / RSMD 4.1ACC).

Segala mesin / peralatan yang bergerak (mobile), maupun dapat dipindahkan (moveable), baik dalam kondisi baru maupun tidak baru (used). Contoh Mobile Construction Machinery (Contractor’s Plant) :

  1. Bulldozer
  2. Loading vehicles fitted with wheels or tracks
  3. Dump trucks
  4. Excavators
  5. Scrapers
  6. Floating excavators
  7. Road-surfacers
  8. Rollers
  9. Dll

Apa Itu Asuransi Heavy Equipment dan Cara Klaimnya

manfaat asuransi heavy equipment

Pertumbuhan pembangunan di negara menyebabkan semakin banyak juga alat – alat berat yang digunakan untuk kepentingan tersebut. Karena itu, alat berat bisa digolongkan dalam aset yang perlu diberikan perlindungan atau proteksi. Bersamaan dengan itu, asuransi alat berat atau heavy equipment pun mulai dibutuhkan.

Dalam asuransi heavy equipment, pihak asuransi akan memberikan jaminan resiko kerugian terhadap alat berat yang digunakan untuk suatu pembangunan. Jaminan resiko ini mencakup berbagai hal yang menimbulkan kerusakan, kerugian, atau kecelakaan berkaitan dengan alat berat yang dimiliki, kecuali atas hal – hal yang tercantum dalam poin – poin pengecualian.

Asuransi alat berat merupakan asuransi yang bersifat tailor made. Atau dengan kata lain, asuransi jenis ini tidak memiliki rate yang tetap. Karena itu, perhitungan premi dalam asuransi alat berat atau heavy equipment akan dilakukan berdasarkan pandangan perusahaan terhadap alat berat yang diasuransikan. Juga dari perkiraan bagaimana besar kecilnya resiko kerugian yang ditanggung.

Alat berat yang ditanggung dalam Asuransi Heavy Equipment

Asuransi alat berat atau asuransi heavy equipment pada dasarnya menanggung sebagian besar kendaraan yang tergolong sebagai alat berat. Misalnya bulldozer, roller, loader, forklift, backhoe, excavator, crane, stone crusher, logging truck, dan berbagai macam kendaraan alat berat lainnya. 

Pada umumnya, jangka pertanggungan untuk alat berat yang diasuransikan adalah sekitar satu tahun. Akan tetapi, jika Anda merasa perlu atau memang dibutuhkan, Anda dapat menutup asuransi ini untuk jangka waktu pendek, atau memperpanjang masa pertanggungan hingga lebih dari satu tahun.

Cakupan Jaminan Asuransi Heavy Equipment

Jaminan asuransi heavy equipment menanggung segala resiko kerusakan atau kerugian fisik tiba – tiba atau tidak terduga yang dialami oleh objek pertanggungan kecuali dalam kondisi resiko yang tercantum dalam pengecualian.

Polis asuransi heavy equipment ini juga memberikan jaminan pertanggungan alat berat dalam berbagai kondisi. Baik saat alat berat sedang digunakan, sedang diam, ataupun pada saat alat berat dibongkar untuk tujuan perawatan atau overhauling.

Jaminan pertanggungan dalam asuransi heavy equipment termasuk juga jaminan untuk:

  1. Kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat, dan asap
  2. Kerusuhan, huru-hara, demo pemogokan dan perbuatan jahat
  3. Badai, Banjir, Angin topan, kerusakan akibat air
  4. Gempa bumi, letusan gunung merapi
  5. Tanah longsor dan pergerakan tanah
  6. Perampokan dan pencurian
  7. Kesalahan atau kelalaian dalan pengoperasian
  8. Dan kecelakaan lainnya kecuali yang tertulis di dalam pengecualian.

Adapun pengecualian kondisi yang menyebabkan pihak asuransi tidak dapat menerima pertanggungan apabila:

Tidak dapat dibuktikan

Segala musibah yang termasuk dalam pertanggungan namun tidak dapat dibuktikan sebagai kecelakaan, kerugian, kerusakan, dan lain – lain, maka resiko tersebut menjadi tanggung jawab dari tertanggung dan tidak dapat ditanggung oleh pihak asuransi.

Akibat konsekuensi atas perintah dari penguasa setempat

Pihak asuransi juga tidak dapat menanggung kerugian apabila kecelakaan, kerugian atau kerusakaan yang terjadi pada alat berat disebakan oleh konsekuensi atas perintah Pemerintah atau penguasa setempat. Konsekuensi yang dimaksud dapat berupa konsekuensi langsung ataupun tidak langsung dari penyitaan, penahanan, pengambil alihan, ataupun penghancuran.

Kerusakan lanjutan dan kelalaian tertanggung

Segala kerusakan yang timbul sebagai kerusakan lanjutan dari jenis apapun, resikonya menjadi resiko dari pihak tertanggung dan tidak dapat diajukan klaim kepada pihak asuransi. Kehilangan atau kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian tertanggung juga menjadi tanggung jawab tertanggung.

Kerusakan karena sifat barang sendiri

Beberapa kasus kerusakan, kerugian, atau kecelakaan juga bisa disebabkan oleh sifat barang sendiri, karena barang semakin aus atau mengalami korosi. Kerusakan, kerugian, atau kecelakaan yang disebabkan oleh hal seperti berada di luar tanggung jawab pihak asuransi.

Kerusakan selama dalam perjalanan

Kehilangan, kerusakan, dan segala kerugian yang terjadi selama perjalanan atau pengangkutan tidak menjadi tanggung jawab pihak asuransi. Termasuk kerusakan seperti kesalahan produksi, kebocoran instalasi, kebocoran, dan lain – lain yang terjadi saat transportasi.

Perang, terorisme, nuklir, dan radioaktif

Kecelakaan, kerugian, atau kerusakan serta biaya langsung maupun tidak langsung yang muncul akibat terjadinya kontaminasi dari bahan nuklir, radioaktif, limbah dan sejenisnya tidak menjadi tanggung jawab pihak asuransi. Kerusakan, kecelakaan, dan kerugian yang timbul sebagai akibat dari adanya perang atau terorisme juga tidak dapat diajukan klaimnya.

Kesengajaan yang disebabkan oleh tertanggung

Apabila kerusakan, kerugian, atau kecelakaan ternyata merupakan kesengajaan yang disebabkan oleh tertanggung, maka klaim akan menjadi batal dan resiko sepenuhnya menjadi tanggung jawab tertanggung.

Kondisi – kondisi lain

Selain kondisi yang telah disebutkan tersebut, masih ada beberapa kondisi yang membuat pertanggungan asuransi menjadi batal. Misalnya kerusakan elektrik atau mekanik dan ledakan boiler, kerusakan karena air pasang (rob), kerusakan selama pengetesan pekerjaan di bawah tanah, kerusakan yang masih berada dalam garansi pabrik, dan lain – lain yang tercantum di dalam poin pengecualian.

Cara Pengajuan Klaim

Selanjutnya, jika Anda sudah memiliki polis asuransi heavy equipment, jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan atau musibah yang di luar perkiraan, Anda bisa mengajukan klaim asuransi alat berat.

Berikut ini adalah langkah – langkah yang harus Anda lakukan untuk mengajukan klaim asuransi heavy equipment:

Datang ke kantor asuransi

Begitu terjadi kecelakaan atau kerusakan yang menimbulkan kerugian, maka Anda sebagai pihak tertanggung harus bersegera memberikan laporan kepada pihak asuransi. Dalam laporan ini, Anda perlu menyampaikan keterangan kecelakaan yang terjadi.

Laporan ini sebenarnya bisa Anda sampaikan secara lisan maupun tulisan dengan mengirim surat elektronik. Namun, datang langsung ke kantor asuransi untuk pengajuan akan lebih disarankan.

Jangan mengganggu objek yang mengalami resiko

Pastikan Anda tidak melakukan perubahan atau perusakan objek yang mengalami kerugian setidaknya sampai maksimum 3 hari sejak terjadinya resiko. Hal ini agar pihak asuransi dapat dengan mudah mengkonfirmasi keterangan yang Anda berikan dan biaya pertanggungan dapat lebih mudah keluar.

Mengisi formulir atau blanko

Setelah Anda memberikan laporan secara lisan ataupun tulisan, Anda akan diminta untuk mengisi formulir atau blanko pengajuan klaim. Formulir atau blanko ini merupakan laporan tertulis mengenai kronologi kejadian. Dari mulai tempat dan tanggal kejadian, penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan yang menyebabkan kerugian, serta informasi lain yang menurut Anda perlu diketahui oleh pihak asuransi berkaitan dengan kerugian dan kecelakaan tersebut.

Itulah beberapa hal terkait asuransi heavy equipment atau asuransi alat berat yang perlu Anda ketahui dari mulai pengertian, cakupan pertanggungan, hingga cara klaim.  

Sebelum Anda menggunakan asuransi heavy equipment, pastikan Anda telah membaca dan mempelajari polisnya dengan seksama. Perhatikan dengan baik hal – hal apa yang menjadikan polis batal dan biaya pertanggungan tidak bisa Anda terima. Anda juga bisa memastikan ulang dengan bertanya kepada agen yang Anda temui mengenai klausul – klausul yang tertera di dalam polis.