Lindungi Properti Kesayangan Anda Sekarang Juga

Nikmati layanan asuransi yang meliputi semua resiko seperti kebakaran, kejatuhan pesawat terbang, tersambar petir, ledakan dan akibat asap atau lebih dikenal dengan FLEXAS (Fire, Lighting, Explosion, Aircraft and Smoke).

Danafina Saat Ini Telah Bekerjasama dengan Perusahaan Asuransi Terbaik di Indonesia

Prioritas Pada Kualitas

Pengajuan Asuransi Kebakaran melalui Danafina akan lebih mudah dan cepat karena langsung diproses oleh tim marketing.

polis asuransi kebakaran
asuransi properti

Terbaik di Indonesia

Layanan asuransi sudah terbukti kualitasnya sebab banyak orang yang telah membuktikan sendiri. Ayo jangan tunggu sampai aset berharga Anda terkena musibah yang tidak diinginkan, segera ajukan ke kami agar tim segera menghubungi Anda untuk penjelasan detailnya. 

FLEXAS

FLEXAS (Fire, Lighting, EXplosion, Aircraft and Smoke). Segala resiko yang berkaitan dengan kebakaran, asap, tersambar petir, kejatuhan pesawat terbang, ledakan dan lain-lain akan bisa di cover.

contoh kasus asuransi kebakaran dan penyelesaiannya

Segera Ajukan Disini & Rasakan Manfaatnya

Setiap pengajuan akan langsung diproses tanpa prosedur yang berbelit-belit karena tim marketing akan langsung menghubungi Anda.

Manfaat Asuransi Kebakaran

Melindungi atau Cover aset bangunan seperti Rumah Tinggal, Ruko, Pabrik, Bengkel, Kantor, Rukan, dan lain-lain.

Jangan sampai Anda menyesal ketika kejadian yang tak diinginkan sudah terlanjur menimpa pada properti kesayangan. 

rate premi asuransi kebakaran

tarif premi asuransi flexas

Cara Mudah Klaim Asuransi Kebakaran Rumah

review asuransi rumah

Tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan dasar yang paling penting. Meskipun telah berhati – hati, kadang kala bisa saja terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Misalnya musibah tidak terduga seperti kebakaran dan lain – lain. Karena itu, untuk melindungi hal tersebut dibutuhkan asuransi sehingga asset ataupun harta benda yang Anda miliki dapat terlindungi dengan asuransi tersebut.

Nah, jika Anda telah memiliki asuransi rumah, maka jika suatu saat Anda mengalami kebakaran rumah, Anda bisa mengajukan klaim asuransi tersebut. Pihak asuransi akan memberikan ganti rugi sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan di awal.

Siapa Yang Wajib Memiliki Asuransi Kebakaran Rumah?

Asuransi kebakaran rumah sebenarnya adalah hal yang sebaiknya dimiliki oleh setiap orang yang memiliki rumah. Akan tetapi, kewajiban memiliki asuransi kebakaran rumah akan lebih dianjurkan jika Anda berada dalam kondisi berikut ini:

#1 Rumah Anda masih dalam KPR

Anda yang masih memiliki KPR atau rumah tinggal Anda belum terbayar lunas sebaiknya memiliki asuransi kebakaran rumah. Sehingga, jika suatu waktu terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Anda bisa mengajukan klaim ganti rugi dan meminimalisir kerugian Anda.

#2 Rumah disewakan

Rumah yang ditinggali oleh orang lain, seperti disewakan, dikontrakkan, atau dijadikan kos perlu dilengkapi dengan asuransi. Anda tidak bisa sepenuhnya memantau rumah yang Anda sewakan kepada orang lain. Karena itu, dengan adanya asuransi, Anda bisa lebih aman dan tenang menyewakan rumah tersebut.

#3 Rumah tempat usaha

Rumah yang disewakan atau digunakan untuk tempat usaha juga perlu Anda pertimbangkan untuk diasuransikan. Baik rumah tersebut digunakan sebagai kantor, toko, atau rumah makan. Anda tidak pernah tahu resiko apa yang akan Anda hadapi ke depannya.

#4 Rumah tempat tinggal

Jangan lupakan juga rumah yang Anda gunakan sebagai tempat tinggal. Jika suatu waktu terjadi hal yang tidak diharapkan dengan rumah Anda, Anda bisa mendapatkan ganti rugi dan menimalisir kerugian Anda.

Jenis Klaim Asuransi Kebakaran Rumah

Klaim asuransi kebakaran rumah dibedakan menjadi tiga jenis. Yaitu klaim kerusakan sebagian atau partial loss, klaim kerugian total atau total loss, dan klaim business interruption (BI).

Setiap perusahaan asuransi biasanya memiliki definisi yang berbeda antara tiga jenis klaim tersebut. Karena itu, sebelum Anda menanda tangani kesepakatan asuransi, sebaiknya Anda membaca polis asuransi kebakaran rumah dengan baik terlebih dahulu.

Jika ada hal – hal yang menurut Anda kurang jelas dalam polis, jangan ragu untuk menanyakan hal tersebut sejelas – jelasnya kepada agen asuransi Anda. Anda juga bisa meminta agen asuransi untuk memberi penjelasan mengenai masing – masing jenis klaim.

Cara Klaim Asuransi Kebakaran Rumah

Klaim asuransi kebakaran rumah sebenarnya cukup mudah asalkan Anda tahu cara dan langkah – langkahnya. Bagi Anda yang masih bingung, Anda dapat mengikuti langkah – langkah cara klaim asuransi kebakaran rumah berikut ini:

#1 Buat laporan ke perusahaan asuransi

Jika Anda mengalami musibah kebakaran, hal pertama yang harus dilakukan adalah melaporkan kepada perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung. Berikan penjelasan terkait kejadian dengan keterangan yang jelas dan sesuai dengan kronologi sebenarnya.

Laporan ini dapat Anda sampaikan secara lisan maupun tulisan. Namun, pelaporan secara lisan dengan datang langsung ke kantor asuransi akan lebih disarankan. Jangan lupa untuk melaporkan kejadian dalam jangka waktu kurang dari 7 hari kalender. Sebaiknya jangan menunda – nunda, apalagi sampai terlalu lama.

Setelah memberikan keterangan secara lisan, Anda akan diminta mengisi laporan tertulis terkait alasan kebakaran. Selain itu, Anda juga akan diminta mengisi formulir yang berisi beberapa hal berikut ini:

  1. Tempat, tanggal, dan waktu terjadinya kebakaran.
  2. Penyebab terjadinya kebakaran.
  3. Besar kerugian berdasarkan perkiraan Anda, juga penjelasan apa saja barang yang terbakar, musnah, rusak, hilang, dan yang selamat. Data ini harus Anda lengkapi maksimal hingga 12 bulan sejak kejadian. Prioritaskan untuk menulis barang dengan nilai besar lebih dulu.
  4. Informasi tambahan atau pendukung yang perlu diketahui oleh perusahaan asuransi.

Selanjutnya, Anda perlu mengisi dokumen kelengkapan berikut ini untuk bisa mengajukan klaim:

  1. Formulir klaim asuransi
  2. Polis dan berita acara atau surat keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Kelurahan atau pun Kepolisian Sektor Setempat
  3. Laporan rinci mengenai sebab terjadinya kebakaran
  4. Bukti – bukti wajar lainnya yang diminta oleh perusahaan asuransi

Nah, karena polis termasuk dokumen yang perlu Anda bawa saat pengajuan klaim, pastikan polis yang Anda miliki tersimpan dengan aman di tempat yang tidak mudah terbakar. Misalnya di deposit box atau dalam bentuk scan di Cloud Storage.

#2 Penelitian Klaim

Setelah laporan kerugian disampaikan kepada perusahaan asuransi, maka pihak asuransi akan melakukan pengecekan keabsahan polis. Secara umum, pengecekan ini mencakup kemungkinan adanya faktor kepentingan atas objek, apakah kejadian masih dalam waktu pertanggungan polis, dan apakah premi telah dibayar lunas.

Selanjutnya, pihak asuransi akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab terjadi kebakaran, lokasi kejadian, jumlah kerugian, total harga bangunan, barang, juga mesin yang tidak terbakar, dan memastikan Anda sudah melakukan kewajiban.

Kewajiban yang dimaksud adalah tindakan yang Anda lakukan saat musibah terjadi. Misalnya apakah Anda melakukan penyelamatan atau mengizinkan orang lain melakukan penyelamatan terhadap harta benda yang diasuransikan atau tidak, apakah Anda bersifat kooperatif dalam memberikan informasi kepada pihak asuransi, dan apakah Anda menjaga harta benda yang berhasil selamat dari musibah kebakaran.

#3 Penunjukkan Loss Adjuster

Penunjukkan Loss Adjuster ini hanya akan dilakukan jika kebakaran yang terjadi cukup rumit dan jumlah kerugian sangat besar. Akan tetapi, jika kebakaran hanya merupakan kasus sederhana, maka pihak asuransi akan menangani sendiri kasus tersebut.

Loss Adjuster akan melakukan klaim asesmen terhadap musibah atau kasus yang terjadi. Kemudian, seluruh informasi temuan Loss Adjuster akan disampaikan dalam bentuk Laporan Survey Klaim yang berisi informasi berikut ini:

  1. Lokasi, tanggal, dan waktu kebakaran
  2. Sebab terjadinya kebakaran
  3. Besaran kerugian, kemungkinan perbaikan, dan langkah yang harus dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar
  4. Perkiraan besar kerugian
  5. Foto dokumentasi

#4 Penyampaian

Setelah seluruh tahapan yang telah disebutkan, maka akan diketahui validitas klaim Anda. Jika klaim Anda dianggap valid, maka Anda akan menerima informasi mengenai besaran ganti rugi yang akan Anda terima dari pihak asuransi.

Sedangkan jika klaim dianggap tidak valid, Anda akan menerima pemberitahuan mengenai hal tersebut disertai dengan alasan penolakan.

#5 Penyelesaian

Nah, setelah seluruh proses tersebut dilalui, maka perusahaan asuransi akan melakukan kewajibannya untuk menyelesaikan proses ganti rugi ini. Secara umum,  proses ganti rugi akan memakan waktu maksimal hingga 30 hari kalender sejak kesepakatan besaran ganti rugi terkonfirmasi.

Nah, itulah tahapan cara mengajukan klaim asuransi kebakaran rumah yang bisa Anda lakukan. Ingatlah untuk tetap bersikap kooperatif dan tidak emosional saat bertemu dengan staf perusahaan asuransi sehingga proses pembayaran ganti rugi bisa berjalan dengan baik dan mudah.