<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>marketing Archives | Danafina.com</title>
	<atom:link href="https://www.danafina.com/tag/marketing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.danafina.com/tag/marketing/</link>
	<description>Tempatnya Pinjaman Dana</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2023 01:08:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.danafina.com/wp-content/uploads/2018/08/jb-150x150.png</url>
	<title>marketing Archives | Danafina.com</title>
	<link>https://www.danafina.com/tag/marketing/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Performance Marketing adalah : Pengertian Hingga Tips Praktis</title>
		<link>https://www.danafina.com/performance-marketing-adalah/</link>
					<comments>https://www.danafina.com/performance-marketing-adalah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danafina]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Feb 2023 01:08:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis & Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.danafina.com/?p=6732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Performance marketing adalah sebuah istilah yang mungkin masih asing di telinga Anda, walaupun begitu ternyata performance marketing ini perannya sangat krusial di perusahaan loh karena terkait dengan periklanan. Baca Juga : Pinjaman Instan untuk Kaum Mager (Proses 2 Jam) Penasaran mengenai penjelasan lengkapnya? Yuk baca artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut. Pengertian &#8230;</p>
<p>The post <a href="https://www.danafina.com/performance-marketing-adalah/">Performance Marketing adalah : Pengertian Hingga Tips Praktis</a> appeared first on <a href="https://www.danafina.com">Danafina.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" fetchpriority="high" class="size-full wp-image-6733 aligncenter" src="https://www.danafina.com/wp-content/uploads/2023/02/performance-marketing-adalah.png" alt="performance marketing adalah" width="600" height="400" /></p>
<p><em>Performance marketing</em> adalah sebuah istilah yang mungkin masih asing di telinga Anda, walaupun begitu ternyata <em>performance marketing</em> ini perannya sangat krusial di perusahaan loh karena terkait dengan periklanan.</p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><strong>Baca Juga : <a href="https://www.danafina.com/pinjaman-instan/" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #0000ff;">Pinjaman Instan untuk Kaum Mager (Proses 2 Jam)</span></a></strong></span></p>
<p>Penasaran mengenai penjelasan lengkapnya? Yuk baca artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Pengertian <em>Performance Marketing</em> </strong></span></h2>
<p><em>Performance marketing</em> adalah istilah yang mengacu pada strategi di mana pengiklan hanya perlu membayar perusahaan atau platform tertentu untuk menjalankan kampanye pemasaran jika tujuan bisnis tercapai seperti penjualan atau terkumpulnya leads.</p>
<p>Mungkin Anda saat ini sedang bertanya-tanya mengenai perbedaan antara <em>performance marketing</em> dengan marketing secara umum (<em>marketing tradisional</em>). Berikut adalah perbedaan mendasar dari keduan istilah tersebut :</p>
<ol>
<li><em>Performance marketing</em>, Anda hanya harus membayar ketika performa dari kampanye yang diinginkan tercapai. Sedangkan marketing pada umumnya mewajibkan Anda membayar terlebih dahulu sebelum memasang <em>ads</em> atau iklan.</li>
<li>Secara langsung Anda dapat melacak dan mengukur aktivitas <em>performance marketing</em> untuk dianalisis dan digunakan untuk kebutuhan selanjutnya. Sedangkan marketing pada umumnya tidak bisa melacak hal tersebut.</li>
<li>Dari segi <em>audiens</em>, <em>performance marketing</em> lebih tertarget sehingga Anda bisa mencapai <em>audiens</em> yang spesifik untuk tiap kampanye. Sedangkan marketing tradisional target audiensnya lebih luas.</li>
</ol>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Note</strong> </span>: Marketing tradisional meliputi iklan media cetak, papan reklame, televisi, pamflet dan poster.</p>
<p>Kembali kepada pembahasan mengenai <em>performance marketing</em>, perusahaan atau platform yang dibayar untuk menjalankan kampanye haruslah memberikan hasil positif atau <em>performance </em>seperti jumlah klik atau angka konversi pelanggan yang besar.</p>
<p>Lain halnya dengan marketing tradisional lebih digunakan secara khusus untuk mendorong, melacak, dan mengukur tindakan user, sambil mengkaitkan dengan ROI dari setiap aset, kampanye, atau aktivitas perusahaan.</p>
<p>Cakupan dari <em>performance marketing</em> tidak hanya berfokus pada <em>social media advertising</em> saja tapi juga mencakup hal-hal berikut :</p>
<ol>
<li><em>Native Advertising</em></li>
<li><em>Sponsored Advertising </em></li>
<li><em>Affiliate Marketing</em></li>
<li><em>Search Engine Marketing </em></li>
</ol>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Cara Kerja <em>Performance Marketing</em></strong></span></h2>
<p>Pada dasarnya <em>performance marketing</em> adalah jenis pemasaran yang dapat diaplikasikan di beberapa platform digital. Namun pada umumnya platform yang paling sering digunakan adalah <em>search engine</em> (Google), media sosial (Facebook dan Instagram).</p>
<p>Perlu Anda pahami bahwa tiap platform akan memilih iklan mana yang akan ditampilkan berdasarkan beberapa faktor mulai dari target market, penawaran yang diberikan, kualitas dan relevansi, serta <em>conversion rate</em>.</p>
<p>Kita ambil contoh dari media sosial Facebook, sistem penayangan iklannya lebih mementingkan relevansi dan kualitas iklan, jumlah penawaran, serta <em>outcome</em> (dampak/hasil) yang diharapkan oleh pengiklan.</p>
<p>Sebelum kita lanjut ke pembahasan berikutnya, Anda perlu mengetahui hal ini kalau pada praktiknya <em>performance marketing</em> membutuhkan beberapa pihak atau grup untuk terlibat di dalamnya, antara lain :</p>
<ol>
<li><strong><em><span style="color: #000000;">Retailer atau Advertiser</span> </em></strong></li>
</ol>
<p>Retailer atau Advertiser itu sendiri adalah pihak-pihak seperti <em>brand, merchant</em>, <em>retailer</em> atau pengiklan yang ingin mempromosikan produk atau jasanya melalui <em>publisher</em> atau <em>affiliate partner</em>.</p>
<ol start="2">
<li><span style="color: #000000;"><strong><em>Affiliate</em></strong></span></li>
</ol>
<p>Tugas dari <em>affiliate </em>adalah mempromosikan produk atau jasa milik <em>brand</em> atau pengiklan. Untuk <em>affiliate</em> ini bisa berupa blog, media sosial yang dijalankan <em>influencer</em>, atau situs <em>review</em> produk.</p>
<ol start="3">
<li><span style="color: #000000;"><strong><em>Affiliate Network </em></strong></span><strong><span style="color: #000000;">atau <em>Platform Tracking</em> Pihak Ketiga</span> </strong></li>
</ol>
<p>Merupakan pihak ketiga untuk menjembatani <em>brand</em> dan <em>publisher</em> terutama dalam mengelola dan melacak kinerja kampanye.</p>
<ol start="4">
<li><strong><em><span style="color: #000000;">Affiliate Manager</span> </em></strong></li>
</ol>
<p>Terakhir adalah <em>affiliate manager</em> atau bisa disebut juga sebagai OPM (<em>outsourced program management companies</em>) yang bekerja di dalam perusahaan atau sebuah <em>agency. </em>Biasanya OPM atau <em>affiliate manager </em>menawarkan layanan mulai dari strategi pemasaran, menentukan <em>publisher, </em>merancan desain <em>campaign </em>hingga mengoptimalkan kinerja <em>campaign. </em></p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Strategi <em>Performance Marketing</em> </strong></span></h2>
<p>Sudah dijelaskan sebelumnya kalau Anda baru akan membayar iklan yang dipasang setelah tujuan iklan tersebut tercapai misalnya terjadi sales atau meningkatnya trafik ke website perusahaan.</p>
<p>Nah sekarang adalah saatnya kita masuk pada pembahasan strategi <em>performance marketing</em> dan untuk membedakan satu sama lain, <em>retailer</em> atau <em>advertiser</em> menggunakan istilah “<em>cost per</em>” sedangkan <em>affiliate</em> atau <em>publisher</em> “<em>pay per</em>”.</p>
<p>Berikut adalah strategi yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan tujuan <em>campaign, </em>pilihan platform dan juga hasil yang diinginkan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1.    </strong></span><strong><em><span style="color: #000000;">Cost per impression (CPM)</span> </em></strong></h3>
<p><em>Advertiser </em>membayar sejumlah uang kepada <em>publisher </em>ketika iklan yang berjalan sudah dilihat (per. 1000 <em>impression </em>atau penayangan). Untuk strategi pertama ini sangat membantu meningkatkan <em>brand awareness </em>pengiklan apalagi kalau target market belum mengetahui hal apapun tentang <em>brand</em> Anda.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2.    </strong><strong><em>Cost per click (CPC)</em></strong></span></h3>
<p>Untuk strategi yang kedua ini <em>advertiser</em> atau <em>retailer</em> harus membayar <em>affiliate</em> setelah iklan yang tayang di klik oleh user atau target market.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3.    </strong><strong><em>Cost per leads (CPL) / Pay per lead</em></strong></span></h3>
<p><span style="color: #000000;"><em>Advertiser </em>harus membayar ketika ada <em>lead</em> baru yang melakukan <em>sign up</em> ke aplikasi atau website <em>advertiser </em>dari iklan yang tayang tersebut.</span></p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4.    </strong><strong><em>Cost per acquisition (CPA) / Pay per sale</em></strong></span></h3>
<p>Strategi terakhir adalah CPA (paling sering digunakan) dalam <em>performance marketing. </em>Anda selaku <em>advertiser</em> atau <em>retailer </em>akan membayar <em>publisher</em> ketika ada seseorang yang mengklik iklan lalu kemudian melakukan tindakan spesifik mencakup pendaftaran akun baru atau membeli barang.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Kelebihan <em>Performance Marketing</em></strong></span></h2>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1.    </strong></span><strong><span style="color: #000000;">Terukur</span> </strong></h3>
<p>Memudahkan Anda untuk memantau dan mengukur semua metrik kampanye sehingga Anda bisa membuat penyesuaian berdasarkan data yang dikumpulkan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2.    </strong></span><strong><span style="color: #000000;">Minim Risiko</span> </strong></h3>
<p>Anda tidak perlu membuang-buang uang hanya untuk memasang iklan yang belum tentu memberikan hasil signifikan. Dengan adanya <em>performance marketing</em> memudahkan para pelaku bisnis menghemat anggaran iklan karena mereka hanya akan membayar iklan ketika konversi yang diinginkan tercapai.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3.    </strong></span><strong><span style="color: #000000;">Fokus Pada ROI</span> </strong></h3>
<p><em>Performance marketing</em> berfokus pada <em>Return On Investment </em>(ROI) sehingga memudahkan pebisnis atau marketer untuk menargetkan <em>campaign </em>dengan ROI tinggi. Masih bingung mengenai apa itu ROI? Mudahnya adalah ROI adalah tolak ukur untung rugi yang dihasilkan dari kampanye <em>digital marketing</em>.</p>
<h2><span style="color: #000000;"><strong>Tips Praktis Dalam Menjalankan <em>Performance Marketing</em></strong></span></h2>
<p>Perhatikan tips praktis berikut agar iklan yang dihasilkan lebih efektif :</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>1.    </strong><strong>Tetapkan Tujuan yang Jelas </strong></span></h3>
<p>Tujuan apa yang ingin Anda capai dari setiap kampanye? Apakah menambah jumlah orang yang mendownload aplikasi, sign up, meningkatkan <em>traffic </em>ke website atau meningkatkan penjualan? Buatlah tujuan sejelas mungkin untuk mendapatkan hasil yang optimal.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>2.    </strong><strong>Perhatikan <em>Landing Page</em> yang Digunakan </strong></span></h3>
<p>Pastikan tampilan <em>landing page</em> yang Anda miliki menarik dan bagus, sebab jika tampilan <em>landing page</em> bisnis Anda buruk akan sangat mempengaruhi pengunjung untuk melakukan konversi yang Anda inginkan.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>3.    </strong><strong>Lakukan A/B Testing dan Optimalkan KPI untuk Meningkatkan Pendapatan </strong></span></h3>
<p>Pentingnya untuk melakukan pengujian dan pengukuran untuk memastikan strategi pemasaran Anda berhasil. Lakukanlah A/B testing untuk melihat iklan mana yang berhasil dan tidak.</p>
<h3><span style="color: #000000;"><strong>4.    </strong><strong>Lakukan Pemantauan </strong></span></h3>
<p>Selama kampanye berjalan selalu pantau <em>performance marketing</em> dengan melakukan analisa data, melacak trafik dan penjualan untuk membuat perubahan yang diperlukan.</p>
<p>Itulah beberapa informasi tekait <em>performance marketing</em>, semoga seluruh informasi di atas bisa menambah wawasan Anda apalagi kalau Anda tertarik menjadi <em>performance marketing specialist.</em></p>
<p>The post <a href="https://www.danafina.com/performance-marketing-adalah/">Performance Marketing adalah : Pengertian Hingga Tips Praktis</a> appeared first on <a href="https://www.danafina.com">Danafina.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.danafina.com/performance-marketing-adalah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
